Rabu, 11 Juni 2008

Makasih Babe

Babe Gue...
Ada salah satu dosen di kampusku yang dah kayak "Babe gue", beliau Bapak Bonaventura Satya Bharata, wuiiihhh, lengkap ya. Ceritanya memang rada unik nih, namun satu yang pasti entahlah Pak Bona tuh pasti inget sama mahasiswa bimbingannya, terutama aku salah satunya, hahaha. Secara aku tuh salah satu mahasiswi yang cukup dikenal osen FISIP. Mulai dari masalah studi sampe masalah pribadi, ampun dah, kayaknya gosip tentang aku tuh udah kayak konsumsi publik saja di ruang dosen, hihihi. Bukannya bangga lho, malah aku heran entah gimana sejarahnya aku bisa dikenal mereka. Ada beberapa kemungkinan; pertama, karena aku aktif di kampus. Kedua, rada menyakitkan untuk dibahas nih sebenarnya. Kedua...karena aku dulu sempat pacaran cukup lama dengan salah satu mahasiswa yang aktif juga. Dosen-dosen selalu bilang kalo kami tuh "match couples" atau "hot couples". Apaan coba? Hingga saat kami putus pun, dosen-dosen mencariku untuk memastikan aku yang menghilang beberapa waktu itu baik-baik saja. Ada-ada saja!
Aku sempat malu bertemu Pak Bona. Karena ada tugas transkrip wawancara untuk penelitian beliau yang belum kuserahkan. Alhasil, penelitiannya rada kurang sempurna deh. Akupun merasa bersalah, dan jadi malas untuk bimbingan skripsi. Setahun ini skripsiku menganggur... Hingga saat ini aku terpaksa harus mengulang dari awal. Tapi apa coba? Pak Bona benar-benar baik memberiku saran dan nasihat yang bagiku luar biasa membangkitkan semangat. Harusnya kan aku yang mikir skripsiku? Beliau tanpa segan memberiku ide-ide. Aku kira beliau marah karena aku telah membuatnya kecewa, tetapi ternyata beliau sangat perhatian.
Terus terang aku jadi terharu dan sangat hormat pada beliau. Bukan bermaksud melebih-lebihkan, hanya berbagi kisah saja tentang sosok dosen yang kuanggap seperti "Babe gue".

Tidak ada komentar: